Di Program Studi S1 Pendidikan IPA, kami meyakini bahwa pemahaman sains yang sejati tidak cukup hanya dari buku dan ruang kelas. Pengalaman langsung melalui eksperimen dan observasi adalah kunci untuk membangun intuisi ilmiah dan keterampilan psikomotorik.
Oleh karena itu, laboratorium memegang peranan sentral dalam kurikulum kami. Ini adalah arena bagi mahasiswa untuk menguji teori, belajar menggunakan instrumen, menganalisis data, dan bekerja secara sistematis layaknya seorang ilmuwan. Seluruh kegiatan praktikum dilaksanakan dengan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Fasilitas Laboratorium Kami
Mahasiswa PS Pendidikan IPA memiliki akses ke tiga laboratorium utama yang masing-masing dirancang untuk mendukung cabang ilmu pengetahuan alam yang spesifik.
1. Laboratorium Kimia
Laboratorium Kimia menjadi pusat kegiatan praktikum untuk mata kuliah Kimia Dasar, Kimia Organik, dan Biokimia. Di sini, mahasiswa belajar secara langsung tentang sifat zat, reaksi kimia, teknik pemisahan campuran, serta sintesis senyawa. Laboratorium ini dilengkapi dengan berbagai peralatan gelas, neraca analitik, pemanas, dan instrumen dasar lainnya untuk melatih keterampilan fundamental dalam ilmu kimia.
2. Laboratorium Fisika
Sebagai sarana untuk membuktikan konsep-konsep dari mata kuliah Fisika Dasar hingga Elektronika Dasar, laboratorium ini adalah tempat mahasiswa melakukan pengukuran, menganalisis gerak, optik, kelistrikan, dan kemagnetan. Mahasiswa akan terbiasa menggunakan alat ukur seperti jangka sorong, mikrometer sekrup, multimeter, osiloskop, serta merangkai berbagai sirkuit sederhana. Tujuannya adalah membangun pemahaman konseptual yang kuat melalui pembuktian empiris.
3. Laboratorium Biologi
Laboratorium Biologi adalah jendela untuk menjelajahi keanekaragaman dan kompleksitas dunia kehidupan. Fasilitas ini mendukung kegiatan praktikum untuk mata kuliah Biologi Umum, Keanekaragaman Makhluk Hidup, Anatomi dan Fisiologi Makhluk Hidup. Dilengkapi dengan mikroskop cahaya, preparat awetan (basah dan kering), torso tubuh manusia, serta peralatan bedah, laboratorium ini melatih keterampilan observasi, identifikasi, dan analisis struktur biologis dari tingkat seluler hingga organisme.

