Kepahiang – Tim dosen Program Studi Pendidikan IPA, Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami di SD Negeri 07 Desa Taba Padang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta guru mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Kegiatan dipimpin oleh Arsela Eko Listiono, M.Pd.Si. Selaku ketua tim, dengan anggota Dr. Henny Johan, M.Pd., Silvia Syeptiani, M.Pd.Si., Dr. Syaiful Rochman, M.Pd.Si., Emilia Candrawati, M.Pd.Si., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SD Negeri 07 Taba Padang yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pengabdian tersebut. Pihak sekolah berharap kerja sama antara sekolah dan Universitas Bengkulu dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, tim pengabdian memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran penyakit. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan hand sanitizer, manfaat penggunaannya, serta pemanfaatan bahan-bahan alami seperti daun sirih, jeruk nipis, dan lidah buaya sebagai alternatif bahan pembuatan hand sanitizer yang aman, ekonomis, dan mudah diperoleh.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan hand sanitizer alami dengan pendampingan tim dosen dan mahasiswa. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung, mulai dari proses pencampuran bahan hingga diskusi mengenai manfaat produk yang dihasilkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar sebagai bagian dari penguatan penerapan PHBS di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dan guru tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan tangan, tetapi juga memiliki keterampilan membuat hand sanitizer alami secara mandiri menggunakan potensi sumber daya lokal. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat sekolah, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Bengkulu untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat.
Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Bengkulu berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui bidang pendidikan dan sains.


![[ PRESS RELEASE KEGIATAN IPA FAIR 2026 HIMAIPA FKIP KBM UNIB ]](https://ipa.fkip.unib.ac.id/wp-content/themes/walker-news-template/assets/images/wnt_default_featured_image.png)
Leave a Reply